Skip to content

Pentingnya Sarana Transportasi Di Jakarta

Oktober 14, 2012

Jakarta adalah kota metropolis yang selalu ramai oleh para

penduduk. Dan tiap tahunnya pertambahan volume jumlah kendaraan selalu meningkat secara drastis. Kemacetan dan polusi tiap tahunnya juga meningkat, karena murahnya harga jual beli kendaraan bermotor secara kredit.

Disini Pentingnya sarana transportasi Jakarta

Karena untuk mengurangi volume pertambahan kendaraan bermotor di Jakarta. Dan mengubah pola sikap orang Jakarta yang selalu memakai kendaraan bermotor pribadi untuk beralih ke transportasi public. Pada masa kini Warga Jakarta cenderung lebih menyukai kendaraan bermotor pribadi di bandingkan masa lalu lebih menyukai Transportasi public. Sebenarnya faktor untuk Warga Jakarta lebih menyukai transportasi public dan mengurangi kemacetan ada beberapa hal. Pemerintah seharusnya memikir lebih maju dan kita lihat setelah adanya Busway Pemprov DKI banyak menghapus Trayek Bus Sebelum Busway atau TransJakarta. Bisa kita lihat pada sebelum Busway Koridor 1 Blok M – Kota ada beberapa Trayek yang di hapus seperti patas AC 45 Bianglala Ciputat- Kota, AC 22 Lebak Bulus – Senen, PPD AC 15 Depok – Kota dan ada juga yang dikurangi trayeknnya seperti PPD patas AC 17 Bekasi – Kota menjadi Bekasi Dukuh Atas, PPD AC 10 Kp. Rambutan – Kota menjadi Kp. Rambutan – Dukuh Atas. Banyak yang mengeluh semenjak penghapusan Trayek oleh pemerintah kini dulu kami biasa naik sekali dari Gajah Mada atau Harmoni sekali menuju Bekasi namun semenjak di hapus kami mau tidak mau harus naik 2 kali, juga Busway hanya terbatas. Dan sekarang semenjak banyak koridor Busway, banyak juga trayek bus regular, patas, dan patas ac yang di hapus seperti P6 Rambutan – Grogol sejak adanya koridor Pluit- Pinang Ranti.

Jika maksud Pemprov. penggunaan Busway untuk

Mengurangi kemacetan janganlah hanya mengandalkan Busway saja seharusnya juga mengandalkan bus lainya. Juga kita lihat Jakarta mengoperasikan Busway seperti di Bogota Colombia, namun di Bogota lebih dahulu dari Jakarta dan di sana tidak adanya penghapusan Trayek. Jika kita koreksi masalah maintenance Busway juga kurang. Karena saya pengalaman pribadi pernah naik Busway juga dapat Busway yang ACnya tidak dingin, Pintu elektriknya rusak, bau asap pembuangannya masuk kedalam, bahkan ada yang terbakar. Jika kita mundur Jakarta yang masalalu belum adanya Busway dan hanya mengandalkan Bus Patas, Patas AC, Regular, dan Bus tingkat saya rasa dulu malah lebih efektif. Juga mengapa sekarang Pemprov. DKI tidak memakai Bus Tingkat untuk sebagai moda Transportasi yang aman dan nyaman juga dapat menampung banyak penumpang.

Namun kita lihat di kereta rel listrik sudah begitu

Maju dengan system commuterline. Namun masalah dalam commuter line masih saja ada seperti gangguannya sistem pada sinyal. Moda transportasi kereta rel listrik sangat di harapkan bagi masyarakat sekitar Bogor dan Depok. Karena hanya kereta rel listriklah yang dapat membawa penumpang dengan cepat.

Pemerintah seharusnya melihat ke lapangan di mana

Dapat melihat permasalahan ibu kota Jakarta seperti apa. Jika saja tranportasi di Jakarta lebih baik pasti warga Jakarta dan sekitarnnya lebih suka menggunakan transportasi umum. Tetapi selain pemerintah yang menjaga sarana transportasi public warga Jakarta juga harus ikut menjagannya untuk tidak mencoret-coretnya.

Namun kita lihat pemerintah Jakarta sedang merencanakan

Subway apakah itu akan benar-benar dilaksanakan apa hanya seperti monorail yang proyeknya terlantar ? . Mungkin jika adanya Subway atau MRT anak sekolah bisa lebih aman dari anak-anak Basis, juga lebih efesien.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: